Kirim Warta Nasional: Klik Disini | Konfirmasi Warta Nasional: Klik Disini

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Polisi hentikan kasus dugaan pornografi Rizieq Shihab: 'Saya tidak ...

Posted by On Juni 17, 2018

Polisi hentikan kasus dugaan pornografi Rizieq Shihab: 'Saya tidak ...

Polisi hentikan kasus dugaan pornografi Rizieq Shihab: 'Saya tidak takut pulang ke Indonesia'

Rizieq ShihabHak atas foto AFP
Image caption "Tidak ada ketakutan bagi seorang muslim untuk berada di mana pun atau kondisi apapun," kata Rizieq Shihab, seperti ditirukan salah-seorang pengacaranya, Kapitra Ampera.

Setelah kasus dugaan pornografinya sudah dihentikan penyidikannya oleh kepolisian, Rizieq Shihab menyatakan bahwa dia tidak takut untuk pulang ke Indonesia, demikian menurut salah-seorang pengacaranya.

"Tidak ada ketakutan bagi seorang muslim untuk berada di mana pun atau kondisi apapun," kata Rizieq Shihab, seperti ditirukan salah-seorang pengacaranya, Kapitra Ampera, kepada BBC News Indonesia, Minggu (17/06) .

Hal itu ditegaskan Kapitra saat ditanya apakah persoalan keamanan menjadi salah-satu alasan yang menjadi pertimbangan Rizie Shihab untuk pulang ke Indonesia atau tidak.

"Kami umat Islam punya bodyguard (pengawal) yang jauh lebih hebat daripada instrumen negara, yaitu Allah SWT," tandasnya.

  • Rizieq Shihab jadi tersangka UU pornografi: reaksi media dunia
  • Tujuh perkara pidana yang membelit Rizieq Shihab
  • Penghentian kasus penodaan Pancasila oleh Rizieq Shihab: 'Tidak ada barter dengan kasus Sukmawati'

Namun demikian, Kapitra mengaku tidak berkompeten untuk menjelaskan perihal kapan persisnya kliennya untuk kembali ke Indonesia.

Dalam wawancara dengan BBC Indonesia pada Mei lalu, setelah polisi menghentikan penyidikan kasus dugaan penghinaan Pancasila dengan tersangka Rizieq Shihab, Kapitra menyatakan kliennya kemungkinan besar akan pulang apabila kasus dugaan pornografinya dihentikan.

Hak atas foto NURMULIA REKSO PURNOMO/TRIBUNNEWS.COM
Image caption "Saya punya informasi (mengenai apakah kliennya akan pulang atau tidak), tapi saya tidak berkompeten untuk menjelaskannya, karena habib Rizieq mengatakan: 'Saya yang akan mengumumkan kapan saya pulang'," kata Kapitra Ampera

"Saya punya informasi (mengenai apakah kliennya akan pulang atau tidak), tapi saya tidak berkompeten untuk menjelaskannya, karena habib Rizieq mengatakan: 'Saya yang a kan mengumumkan kapan saya pulang'," kata Kapitra.

Sebelumnya, Mabes Polri telah mengonfirmasi bahwa kasus dugaan pelanggaran UU pornografi dengan tersangka Rizieq Shihab telah dihentikan.

Dihubungi sejumlah media pada Minggu (17/06), Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Mohammad Iqbal mengukuhkan bahwa pihaknya telah mengeluarkan SP3 (Surat Perintah Penghentian Perkara (SP3) terkait kasus dugaan pornografi itu.

Sementara, kepada Detikcom, Mohammad Iqbal mengatakan: "...Kasus tersebut dihentikan karena menurut penyidik kasus tersebut belum ditemukan penguploadnya."

Sejak awal Juni lalu, informasi mengenai penghentian kasus dugaan pornografi dengan tersangka Rizieq sudah beredar di masyarakat, namun kepolisian belum memberikan keterangan resmi.

Hak atas foto Audrey/Detikcom
Image caption Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Mohammad Iqbal mengukuhkan bahwa pihaknya telah mengeluarkan SP3 (Surat Perintah Penghentian Perkara (SP3) terkait kasus dugaan pornografi itu.

Dan pada Jumat (15/6) lalu, saat hari Idulfitri, Rizieq Shihab membuat video yang isinya semacam keterangan bahwa kasus dugaan penyebaran pornografi berupa percakapan seks yang diduga melibatkan Rizieq Shihab dan perempuan bernama Firza Husein.

"Hari ini kami mendapatkan surat asli SP3 kasus chat fitnah, surat asli SP3 kasus chat fitnah, surat asli SP3 kasus chat fitnah yang dikirim oleh pengacara kami, yaitu Bapak Sugito, yang beliau dapatkan SP3 ini dari penyidik," kata Rizieq dalam video.

'Murni masalah hukum, bukan politik'

Lebih lanjut Kapitra Ampera mengatakan bahwa keluarnya SP3 atas kliennya murni persoalan hukum dan tidak dilatari masalah politik.

"Saya terlibat langsung (dalam perkara ini) selama lebih dari satu tahun," kata Kapitra kepada BBC News Indonesia.

Itulah sebabnya, dia memberikan apresiasi kepada tim penyidik kepolisian yang dianggapnya bersikap profesional dalam menyikapi kasus ini.

"Karena memang tidak cukup alat bukti dan tidak terpenuhinya sesuai peraturan perUUan. Tidak ada boleh yang melakukan penyadapan, kecuali KPK, polisi, BNN dan kejaksaan," ujar Kapitra.

Hak atas foto HAK ATAS FOTO REUTERS
Image caption Rizieq dilaporkan oleh Sukmawati ke Polda Jabar terkait pernyataannya yang dianggap menodai Pancasila. Namun belakangan, Sukmawati ganti dilaporkan oleh sejumlah kalangan kepada kepolisian terk ait puisinya yang dianggap menodai agama.

Dalam kasus kliennya, menurutnya, pihak penyadap yang menyebarkan dugaan percakapan pornografi antara kliennya dengan seseorang perempuan, tidak pernah terungkap jati dirinya.

"Ini orang yang tidak ada obyek hukumnya, dan apalagi alamat hukumnya juga tidak ada," tandasnya.

Kasus penodaan Pancasila

Dalam dua bulan terakhir, sudah dua kasus dengan tersangka Rizieq Shihab telah dihentikan penyidikannya oleh kepolisian. Selain kasus dugaan pornografi, Mabes Polri sebelumnya telah menghentikan kasus penodaan Pancasila dengan tersangka Rizieq Shihab.

Ketika itu, pengacara Rizieq Shihab, Kapitra Ampera juga menegaskan tidak ada 'kesepakatan politik' antara pihaknya dengan kepolisian di balik penghentian kasus dugaan penodaan Pancasila oleh Polda Jawa Barat.

Dia juga membantah bahwa penghentian ka sus penodaan Pancasila itu 'tidak terkait' dengan kasus dugaan penodaan agama oleh Sukmawati Sukarnoputri.

Seperti diketahui, Rizieq dilaporkan oleh Sukmawati ke Polda Jabar terkait pernyataannya yang dianggap menodai Pancasila. Namun belakangan, Sukmawati ganti dilaporkan oleh sejumlah kalangan kepada kepolisian terkait puisinya yang dianggap menodai agama.

Sumber: Google News Network: Liputan 24 Indonesia | Berita 24 Indonesia | Warta 24 Indonesia

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »