Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Pages

Responsive Ad

Jokowi Singgung Lahan Milik Prabowo, JK: Daripada Jatuh Ke Tangan Asing, Lebih Baik Diberikan Kepada Pengusaha Pribumi

Warta24-- Dalam debat ke-2 calon presiden (capres0 dan calon wakil presiden (capwapres), capres nomor urut 01 Jokowi Dodo (Jokowi) sempa...


Warta24--Dalam debat ke-2 calon presiden (capres0 dan calon wakil presiden (capwapres), capres nomor urut 01 Jokowi Dodo (Jokowi) sempat menyinggung  ratusan ribu hektare lahan miliki capres nomor urut 02 Prabowo Subianto di Kalimantan. Karena itu, Wakil Presiden RI Jusuf kalla (JK) angkat bicara. Ia mengatakan, lahan yang dikuasai Prabowo sesuai dengan undang-undang. Ia bahkan mengakui lahan yang dimiliki Prabowo tersebut telah dibeli atas izinnya di tahun 2004 lalu
“Pak Prabowo memang menguasai tapi sesuai undang-undang, sesuai aturan. Apa yang salah? Kebetulan waktu itu saya yang kasih,” ujarnya di Kantor Wakil Presiden, Jakarta Pusat, selasa (19/020.
Ia menjelaskan, saat itu kondisi lahan yang berada di Kalimantan tersebut sedang berada dalam kondisi kredit macet di salah satu bank. Kemudian ia memberi izin pembelian tersebut dengan catatan bayarannya harus tunah dan Prabowo menyetujuinya dan langsung membayarnya saat itu juga.
“Itu di tangan BPPN (Badan penyehatan Perbankan Nasional), kemudian di tangan Bank Mandiri, karena itu kredit macet, datang pak Prabowo, sama saya (bilang) bahwa dia mau beli” pungkasnya.
JK menjelaskan, daripada lahan tersebut jatuh ke tangan asing, lebih baik diberikan kepada pengusaha pribumi dengan syarat pembayarannya bharus tunai, tidak boleh utang, akhirnya lahan tanah tersebut dibeli prabowo dengan harga USD150 Juta
“Saya Tanya (Prabowo) you beli tapi harus cash tidak boleh utang, siap dia akan beli dengan cash. Dia belilah itu. Itu kredit macet, diambil alih oleh pihak Bank Mandiri, kemudian saya minta Agus Marto untuk diberikan kepada pribumi supaya tidak jatuh ke orang singapur” tegasnya.
Persiapkan beasiswamu dengan kliki disini
Penulis : Wahyu
Gambar : TribuNews.Com
Sumber : MuslimTrend.Com

Reponsive Ads