Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Pages

Responsive Ad

Menanggapi Soal Puisinya, Fadli Zon : Saya Tidak Menghina KH. Maimoen

Warta24-- Fadli Zon, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, menolak memenuhi panggilan sejumlah santri di Jawa Tengah dan Jawa Timur mendesak ...

Warta24--Fadli Zon, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, menolak memenuhi panggilan sejumlah santri di Jawa Tengah dan Jawa Timur mendesak permintaan maafnya. Pihaknya mengklaim, tidak ada satu pun perbuatan yang melawan hukum terkait puisinya berjudul ‘Doa yang tertukar’.

Ia menjelaskan bahwa puisinya, tidak ditujukan untuk KH. Maimoen Zubair. Menurutnya, ada kata penguasa di dalam puisinya itu.

"Emang Mbah Moen penguasa? Lagian kan itu puisi, tapi kalau mau digoreng, ya digoreng aja silakan," tegasnya.

Ia mengaku sangat memuliakan sosok ulama seperti Maimun. Karenanya, ia meminta kepada pihak-pihak yang melaporkannya agar berpikir lebih jernih.

"Jadi tolonglah digunakan akal sehatnya," tambahnya.

Hal inilah yang menjadi pemicu para santri yang tergabung dalam Aliansi Santri Membela Kiai (ASMAK) menggelar demo di Alun-alun Kudus, Jawa Tengah, Jumat (8/2). Hal senada juga dilakukan oleh para santri dan GP Anshor di Kabupaten Probolinggo. Mereka menuntut wakil ketua DPR tersebut untuk meminta maaf terkait puisi tersebut yang dinilai menghina kiai NU.


Kuliah murah? disini aja


Nama Penulis : Muhamad Wajih R
Gambar : Islampos
Sumber : Republika

Reponsive Ads