Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Pages

Responsive Ad

Menguak Misteri Dibalik Suap Proyek PLTU Riau 1, Ternyata Ini Pemeran Utama Didalamnya

Warta24-- Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi menuntut Mantan Wakil Ketua Komisi Vll DPR, Eni Maulani Saragih dengan dakwaa...


Warta24--Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi menuntut Mantan Wakil Ketua Komisi Vll DPR, Eni Maulani Saragih dengan dakwaan delapan tahun penjara serta denda ebesar Rp 300 juta subsidair empat bulan kurungan. Namun Eni enggan menyebut dirinya bukan pelaku utama dalam kasus korupsi yang tengah ia hadapi. Hal itu di sampaikan Eni secara resmi dalam nota pembelaan atau pleidoi pribadi, Jakarta, Selasa (19/02). Ia menyebutkan keterlibatannya hanya berdasarkan perintah dari pimpinan partai.  
"Keteribatan saya dalam proyek PLTU Riau 1 bukanlah sebagai pelaku utama. Tetapi, semata karena saya petugas partai yang mendapat penugasan dari pimpinan partai," kata Eni saat membacakan pleidoi di hadapan majelis hakim, Selasa (19/2).
Saat itu, pimpinan partai Golkar itu masih di pimpin oleh Setya Novanto. Eni menerangkan dirinya diminta untuk membantu pengusaha Budisutrisno Kotjo dalam mendapatkan proyek PLTU Riau 1 Johannes dimana saat itu Eni berada di Komisi Vll DPR RI yang menaungi urusan energi. Selain itu, ia juga meminta maaf kepada masyarakat Jawa Timur Khususnya Dapik X yang telah memilihnya. Ia juga meminta maaf kepada warga Temanggung, Ia mengakui uang yang ia terima di keluarkan untuk keperluan suaminya mengikuti pemilihan bupati Temanggung.
"Beribu kata maaf saya lontarkan kepada masyarakat, khususnya kepada warga yang menaruh harapan pada saya saat saya menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2014-2019," tutur Eni.
Dengan menerima Konsekwensi yang diberikan, Eni mengaku menyesal telah melakukannya.
"Saya terkaget oleh tuntutan 8 tahun yang dibacakan jaksa penuntut umum pada 6 Februari 2019 melihat Anak saya menangis di ruangan sidang ini, itu yang saya rasa paling menyedihkan hati saya pada saat itu, Saya menyesal apa yang terjadi pada diri saya saya bertobat. Tapi saya mohon keadilan hukuman yang saya jalani kepada majelis hakim yang mulia membaca tuntutan yang menolak justice collaborator saya untuk diri saya," tuturnya.
Sementara itu, Hakim memutuskan untuk menunda persidangan dan akan dilanjutkan kembali pada Jumat (01/03).

Hallo Kaula Muda Pemburu Beasiswa! Suda tahu Kampus terbaik Jakarta ini berikan ribuan beasiswa full? yu cek linknya disini

Penulis : wahyu
Gambar : Nasional.Tempo
Sumber : Republika 


Reponsive Ads