Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Pages

Responsive Ad

Pasca Debat Ke-2 Jokowi Di Laporkan Ke Bawaslu Dengan Dua Kasus Berbeda

Warta24-- Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Fritz Edward Siregar mengatakan adanya kemungkinan pemanggilan terhadap calon preside...


Warta24--Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Fritz Edward Siregar mengatakan adanya kemungkinan pemanggilan terhadap calon presiden (capres0 nomor urut 01 Jokowi dodo (jokowi) terkait laporan soal debat Pilpres pada Ahad (17/020 lalu. "Ya kemungkinan bisa dipanggil," ujar Fritz saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (19/2) malam.
Namun, puhak Bawaslu akan tetap mengkaji dulu apakah laporan tersebut memenhui unsur pdana pemilu atau tidak. "Kami akan cek syarat formil dan materiil atau tidak. Kalau termasuk dugaan pelangggaran pemilu, siapa saja bisa dipanggil untuk dimintai keterangan," tegas Fritz.
Sebelumnya, laporan tersebut dilakukan salah satunya oleh tim advokasi Indonesia Bergerak pada Senin (18/02). Dalam laporan tersebut terkait dugaan serangan yang dilakukan oleh capres nomor urut 01 Jokowi Dodo  kepada capres nomor urut 02 Prabowo Subianto secara personal pada debat ke-2. Hal itu disampaikan secara langsung oleh Kuasa hukum pelapor, Djamaluddin Koedoeboen.
"Apa yang beliau sampaikan bertentangan dengan pasal 280 ayat (1) huruf c UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2018. Sehingga menurut hemat kami karena beliau saat ini juga adalah seorang pejawat sehingga tentu harus kita luruskan sebab publik juga tahu terhadap siapapun termasuk pejawat bilamana melanggar aturan harus diproses secara hukum," tegasnya.
Diketahui, pada debat ke-2 Jokowi menyampaikan bahwa Prabowo memiliki lahan seluas 2.200 hektare di Kalimantan Timur dan 120 ribu hektare di Aceh Tengah. Djamaluddin mengatakan ini kali ke-2 penyerangan yang di lakukan kali ke dua yang di lakukan Jokowi kepada Prabowo.
"Yang pertama soal caleg koruptor. Itu sangat tidak baik sekali untuk seorang calon presiden seperti itu. kami pikir hal-hal seperti ini jangan sampai terjadi lagi. Makanya kami semalam itu kami ada pembicaraan semestinya kami boikot itu acara debat kemarin," tegasnya.
Selain itu, pada selasa, Jokowi juga dilaporkan ke Bawaslu terkait dugaan penyampaian keterangan palsu. Laporan tersebut  dilakukan oleh Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA)
"Koalisi ini menyepakati untuk melaporkan saudara Jokowi dalam perspektif secara hukum sebagai capres di dalam konteks debat. Dalam hal ini Jokowi telah memberikan keterangan palsu," ujar Eggi kepada wartawan di Kantor Bawaslu, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa.
Keterangan palsu yang dimaksud antara lain tentang impor jagung yang menyatakan 180 ribu ton. Sementara data dari BPJS 700-an ribu.
Keterangan palsu dimaksud itu antara lain tentang impor jagung yang menyatakan 180 ribu ton, sementara data dari BPJS 700-an ribu.
"Bedanya jauh sekali. Itu kan palsu. Kemudian juga yang mendasar lagi soal kebakaran hutan, sampai tidak pernah ada kebakaran. Padahal selama dia mimpin banyak kebakaran hutan contohnya di Riau, Sumatera," lanjut Eggi.
Sementara itu, Jokowi menyebut tidak usah ada debat jika sedikit-sedikit dirinya di ancam akan di laporkan ke Bawaslu. "Ya debat yang lalu saya dilaporkan, kalau debat dilaporkan enggak usah debat saja," kata Joko Widodo (Jokowi) sambil tertawa saat ditanya wartawan di Tangerang, Senin (18/2).

Hai Pengejar Beasiswa, Sudah tahu info beasiswa di kampus terbaik Jakarta? yu cari tahu disini

Penulis : wahyu
Gambar : CakepNews
Sumber : RepublikaNews.Com 


Reponsive Ads