Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Pages

Responsive Ad

Soal Keributan Didalam Arena Debat ke-2, Ini Kata KPU

Warta24-- Soal isu keributan didalam arena debat ke-2 Pilpres, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman membenarkan isu tersebut....


Warta24--Soal isu keributan didalam arena debat ke-2 Pilpres, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman membenarkan isu tersebut. Meski demikian, ia enggan menjelaskan kronologi kejadian tersebut. Ia hanya menyebutkan keributan tersebut hanya terkait keberatan yang disampaikan oleh pihak BPN Prabowo-Sandi saja.
"Ya memang ada komplain, tapi kan debat harus jalan terus. Ya nanti kalau ada keberatan silakan saja, kan ada Bawaslu juga di situ langsung mengawasi. Mereka hadir di dalam ruangan. Maka kamu tunggu saja hasil pemeriksaan di Bawaslu seperti apa," ujar Arief kepada wartawan di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/2).
Selain itu, Ia menejelaskan kondisi didalam ruangan sangatlah ramai "Saya tidak ingat. Apalagi kalau kamu tanya kejadian setelah segmen 1, 2 atau 3 saya lupa," tegas Arief.
Lebih lanjut lagi, Arief mengatakan  soal keberatan yang di sampaikan oleh tim BPN akan dikaji terlebih dahulu oleh KPU "Bahwa terjadi pelanggaran atau tidak terjadi pelanggaran. Saya sebetulnya belum dapat juga berita resminya kalau memang itu sudah dilaporkan atau belum. Kalau sudah lapor, kita tunggu hasil laporan sepeti apa," tambah Arief.
Selain itu, Ketua DPP Partai Demokrat, Jansean Sitindaon, membenarkan jika ada keributan yang terjadi. Persisnya pada saat jeda iklan salah satu segmen debat.
"Kami protes keras di tempat ke KPU dan Bawaslu. Sebab capres Jokowi menyerang pada (kepada Prabowo).  Sedang tata tertibnya itu kan tidak boleh," ujar Jansean ketika dikonfirmasi wartawan, Senin petang.
Ia juga melanjutkan, KPU sudah menyampaikan kepada dua kubu untuk tidak saling menyerang. Karena hal tersebut ia meminta kejadian tersebut segera ditindak. “Untuk itu kami minta ditindak," tegas dia.

Pusing Biaya Kuliah Mahall? buruan cek info Beasiswa disini

Penulis : Yani Suryani
Gambar : NasionalTempo
Sumber : RepublikaNews 

Reponsive Ads