Ustadz YM Pastikan Jokowi Taat Beragama - Warta 24 Indonesia
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Ustadz YM Pastikan Jokowi Taat Beragama

Warta24—Ustadz Kondang H Yusuf Mansyur menceritakan hasil penelitiannya mengenai ke-Islaman Presiden Joko Widodo yang selama ini diketahuinya adalah murni merupakan pribadi yang taat beragama, bukan hanya semata pencitraan di rua…


Warta24—Ustadz Kondang H Yusuf Mansyur menceritakan hasil penelitiannya mengenai ke-Islaman Presiden Joko Widodo yang selama ini diketahuinya adalah murni merupakan pribadi yang taat beragama, bukan hanya semata pencitraan di ruang publik.

Seperti dikutip dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (3/3). Yusuf Mansyur menyampaikan ceramahnya dalam Diskusi Publik dan Pembekalan Relawan Pemenangan 01 se-Jawa Barat di Bandung Sabtu (2/3), katanya, "Saya sudah sering menyampaikan dalam banyak kesempatan, bagaimana Pak Jokowi tetap menjaga shalat dan puasa Senin-Kamis di tengah kesibukannya.

Diskusi Publik dan Pembekalan Relawan Pemenengan 01 di Jabar ini, merupakan kerjasama antara JokMa Jawa Barat dan Jaringan Alumni Mesir Indonesia (JAMI). Acara ini dihadiri para narasumber antara lain, Utusan Khusus Presiden untuk Timur Tengah serta OKI Alwi Shihab yang sekaligus Dewan Penasehat JAMI, dan Pendiri Rumah Perubahan Prof Rhenald Kasali.

Ustadz YM menuturkan perihal ke-Islaman Joko Widodo juga disampaikan orang-orang terdekatnya, termasuk sejumlah mentri di Kabinet Kerja. Diantaranya, Imam Nahrawi (Menteri Pemuda dan Olahraga) dan istrinya, "Keduanya adalah teman dekat saya dan bercerita suatu ketika Jokowi malah pernah menyarankan menunaikan shalat hajat kepada Imam Nahrawi dan sang istri agar keinginan mereka terkabul. Kurang religius apalagi sosok presiden seperti beliau," ungkap dia.

Menurutnya Jokowi merupakan  sosok yang memberikan harapan dalam kapasitasnya sebagai kepala Negara sekaligus pemimpin keluarga yang sukses, dengan demikian, Jokowi merupakan contoh teladan yang patut ditiru.

Dia mengaitkan dalam konsepsi Islam bahwa pemimpin itu memang sepatutnya menghadirkan harapan bagi rakyatnya. Ini sebagaimana ditunjukkan oleh Nabi Musa AS. Di saat genting ketika Musa AS dikejar bala tentara Fira'un dan di saat yang sama, tak ada lagi tempat berlari karena di hadapannya adalah Laut Merah, Nabi Musa justru tampil tegar dan memberikan harapan kepada umatnya.

Dia menceritakan dan mengutip surat Asy-Syu’ara ayat ke-62, katanya,"Apa kata Nabi Musa AS? Beliau dengan yakin menjawab, "Sekali-kali tidak akan tersusul. Sesungguhnya Tuhanku besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku."

Dia juga mengajak masyarakat untuk meneladani kebaikan-kebaikan para pemimpin. Terkhusus untuk Presiden Jokowi. Ustadz YM menilai bahwa Jokowi memiliki spirit kenabian yang layak ditiru.

"Jika beliau memiliki spirit Nabi Musa ikuti, jika beliau miliki spirit Nabi Adam ikuti, jika beliau miliki spirit Nabi Muhammad SAW ikuti," ungkap dia sembari berpesan agar bangsa Indonesia menghargai siapapun pemimpinnya serta tak mudah menghujat dan menyematkan fitnah.


Hari gini masih bingung mau kuliah dimana? cek disini

Nama Penulis : Muhamad Wajih R
Gambar : MakassarTibunn
Sumber : Antara