Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Pages

Responsive Ad

Acara Munaslub Berakhir Kisruh, Ferry : Munaslub Ini Sangat Cacad!

Sekum Pemprov PTMSI Maluku, Ferry   Nahusona pada saat memberikan Diwawancarai terkait surat penjgalan Warta24-- Musyawarah Nasional...

Sekum Pemprov PTMSI Maluku, Ferry  Nahusona pada saat memberikan Diwawancarai terkait surat penjgalan

Warta24--Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang di gelar oleh PTMSI berakhir Ricuh. Hal ini bermula dari kejanggalan yang muncul dimana Ferry  Nahusona selaku Wakil Sekum Pemprov PTMSI Maluku yang juga merupakan tim perumus  Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) tahun 2008 tidak diperbolehkan masuk ke dalam ruangan dengan alasan tidak berhak sebagai peserta atau peninjau dalam acara munaslub tersebut.  Hal itu ditunjukan dengan surat yang ditandatangani oleh ketua panitia Busmin Zainuddin. Jakrta, Sabtu (11/05).

“Saya ingin menunjukan salah satu contoh bukti bagaimana langkah-langkah pencegahan dalam rangka kaitan mendapatkan dukungan. Dan saya sebutkan hal itu berkaitan dengan sodara piter layardi. Sodara bisa catat  pada bulan april lalu  saya punya ketua umum di telepon oleh saudara peter layardi dan ketua umum saya bertanya kepada yang bersangkutan pak peter kami punya periodisasi bagaimana? Lalu pak peter mengatakan Pak Luki periodesasi Maluku masih berlangsung karena SK nya sampai 2020. Tapi kemudian hari ini kami di cekal dan tidak diperbolehkan masuk ke dalam ruangan” kata Ferry saat di temui oleh sejumlah awak media di Hotel Twin Plaza, Jakarta (11/05). 
Surat Pernyataan Maluku tidak berhak sebagai peserta atau peninjau
 Tidak hanya dari Maluku, dari Provinsi lain seperti dari Sulawesi Utara pun mendapatkan perlakuan serupa. PTMSI Sulawesi Utara, Billy R. Kaloh mengatakan sebelumnya, dalam proses negosisasi, Ketua Panitia, Busman Zainuddin mengaku terdapat kekeliruan dalam surat tersebut dan  akan segera ditindak lanjuti.

“Sebelumnya sempat terjadi negosiasi bahkan Busman mengaku ada kekliruan dalam surat ini. Bahkan ia mengaku akan memperbaiki surat tersebut. Akan tetapi dalam surat ini Sulawesi Utara dinyatakan tidak berhak menjadi peserta atau Peninjau, ini kan merupakan ketidak konsistenan yang sangat fatal” tegasnya.

Selain itu, Busman Zainuddin yang mengaku sebagai ketua Umum Plt sekaligus Ketua Panitia dibantah keras oleh Ferry.

“Busman  melakukan kesalahan besar dengan mencantumkan dirinya sebagai ketua umum Plt sekaligus Ketua panitia. Karena  saya pikir dimana dunia tidak pernah ada seorang ketua SC merangkap Ketua Oc. Bayangkan saja ia merangkap sebagai ketua umum plt sekaligus ketua panitia dalam acara Munaslub hari ini. “ Ujar Ferry.  

 Dismaping itu, ke-6 Provisnsi yang dinyatakan tidak sah suaranya tidak dicantumkan alasan ketidak sahan dari ke-6 suara tersebut.
“Sampai saat ini kami tidak diberikan alasan mengapa ke-6 Provinsi tersebut tidak sah dalam memberikan hak suara” tutup Ferry. 

Hari Gini Masih Galau Mikirin Biaya Kuliah Mahal? yu kepoin Beasiswa disni 

Penulis : Yani Suryani
Gambar : Yani Suryani
Sumber : Yani Suryani

Reponsive Ads