Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Pages

Responsive Ad

KPU Pastikan KPPS yang Tertimpa Musibah dapat Dana Santunan

Warta24— Arief Budiman Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan akan membayar santunan kepada KPPS yang mengalami musibah. Saat ini KP...

Warta24—Arief Budiman Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan akan membayar santunan kepada KPPS yang mengalami musibah. Saat ini KPU telah menyelesaikan verifikasi administrasi data KPPS yang tertimpa musibah tersebut.
Ya secepatnya (penyaluran santunan). Kami ingin secepatnya jangan sampai nanti pemilunya sudah tuntas, kemudian santunanya belum," ungkap Arief kepada wartawan di Kebon Jeruk, Jakarta Pusat, Jumat (3/5).

Sebanyak 4.070 KPPS yang saat ini KPU telah verifikasi yang tertimpa musibah. Jumlah ini terdiri dari 412 orang KPPS yang wafat dan 3.658 KPPS jatuh sakit.
KPU menjamin bahwa data sudah valid dan terverifikasi secara administrasi. Artinya, nama, alamat dan status penyelenggara sudah dipastikan.

"Nanti berikutnya kami akan melengkapi detail verifikasinya misalnya betul tidak dia memang meninggal karena sedang menjalankan tugas kepemiluan. Itu nanti akan terlihat semua nanti verifikasi detailnya kita tunggu informasinya," terang Arief.

Sebelumnya Pemerintah telah menyepakati besarnya santunan untuk KPPS yang meninggal sebesar 36 Juta.

"Skema santunan bagi penyelenggara pemilu yang tertimpa musibah sudah disetujui pemerintah. Surat dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) baru kami kami terima pagi ini, " ujar Arif ketika dikonfirmasi wartawan,  yang dilansir dari Republika, Kamis (3/5).

Arif menjelaskan skema besaran santunan yang disetujui oleh pemerintah adalah, untuk petugas yang meninggal dunia sebesar Rp 36 juta. Kemudian, untuk petugas yang mengalami kecelakaan dan mengakibatkan kecacatan permanen diberikan santunan Rp 30,8 juta.

"Untuk petugas yang mengalami lika berat akan diberikan santunan Rp 16,5 juta. Sementara itu,  untuk petugas yang mengalami luka sedang akan mendapat santunan Rp 8,25 juta, " tambah Arif.

Kuliah murah? Disini aja

Nama Penulis : Muhamad Wajih R
Gambar : Kompas
Sumber : Republika

Reponsive Ads