Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Pages

Responsive Ad

Akhirnya, Pengakuan Kivlan Tentang Supersemar

Warta24— Pengakuan Mayor Jenderal (Purn)  Kivlan Zen atas menerimanya 4.000 dolar Singapura dan Rp 50 juta dari tersangka kasus dugaan ...


Warta24—Pengakuan Mayor Jenderal (Purn)  Kivlan Zen atas menerimanya 4.000 dolar Singapura dan Rp 50 juta dari tersangka kasus dugaan rencana pembunuhan terhadap empat pejabat tinggi negara, Habil Marati (HM).

"Iya, (Bapak Kivlan) terima (uang dari Habil). Yang satu Rp 50 juta, yang satu lagi 4.000 dolar Singapura untuk kegiatan antikomunis atau Supersemar yang (diadakan) di Monas," ucap Kuasa Hukum Kivlan, Muhammad Yuntri di Gedung Ditreskrimum, Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2019).

Tetapi uang tersebut digunakan untuk keperluan unjuk rasa dan tidak ada kaitannya dengan pembelian senjata api.

"(Bapak Kivlan) mengakui (menerima dana dari HM). Tapi tidak sesuai dengan tuduhan. Uang itu hanya untuk demo. Tidak ada kaitan sama sekali dengan masalah pembelian senjata, membunuh tidak ada sama sekali," tambah Yuntri.

Yuntri menjelaskan, kliennya dan HM saling mengenal sejak setahun lalu melalui sebuah grup di WhatsApp.

"Mereka kan kenal dari WhatsApp grup. Itu grup untuk diskusi saja tentang masalah kebangsaan. (Tapi mereka dikatakan) dekat juga enggak, jauh juga enggak, tapi kenal baik," tambahnya lagi 

Hari ini, Kivlan diperiksa kembali sebagai saksi kasus dugaan rencana pembunuhan terhadap empat pejabat tinggi negara yang menjerat dengan tersangka Habil Marati (HM).

Hari ini merupakan Pemeriksaan hari ini merupakan pemeriksaan lanjutan dari sebelumnya pada Jumat (14/6/2019). 

Kuliah murah? Disini aja

Penulis : Fatih
Gambar : Kompas
Sumber : Kompas

Reponsive Ads