Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Pages

Responsive Ad

Waduh, Polisi Tangkap Pengancam Presiden Jokowi

Warta24— Tersangka ditangkap pada Selasa, 11 Juni 2019 di Tapos, Depok, Jawa Barat. Dedi mengatakan tersangka YY ditangkap setelah poli...


Warta24—Tersangka ditangkap pada Selasa, 11 Juni 2019 di Tapos, Depok, Jawa Barat. Dedi mengatakan tersangka YY ditangkap setelah polisi mendapatkan informasi bahwa tersangka mengirimkan pesan dalam sebuah grup WhatsApp yang bernama "Silaturahmi" pada 9 Juni 2019 yang berisi "tgl 29 jokowi harus MATI".

Selain itu, YY juga menuliskan "Tunggu di berita akan ada ledakan dalam wktu dekat ini di asrama brimob kelapa dua sebelum tgl 29". 

Grup WhatsApp "Silaturahmi" merupakan komunitas pendukung salah satu pasangan calon presiden dalam Pemilu 2019 yang beranggotakan 192 orang dan tersangka YY merupakan salah satu admin grup tersebut.

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap tersangka YY (29 tahun), yang diduga melakukan tindak pidana mengancam Presiden Joko Widodo. Selain itu, YY juga diduga mengancam akan meledakkan Asrama Brimob Polri Kelapa Dua.

"Telah ditangkap YY, tersangka yang melakukan pengancaman melalui pesan WhatsApp," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo

Tersangka YY mengaku termotivasi untuk menuliskan kalimat tersebut karena ingin mencari nama, pamor, dan ingin dikenal sebagai pendukung militan dari salah satu paslon capres 2019. Dari tangan tersangka, polisi menyita satu unit HP merk Oppo A57 warna hitam, dan satu unit kartu SIM yang digunakan oleh tersangka.

Kuliah murah? Disini aja

Penulis : Fatih
Gambar : Republika
Sumber : Republika

Reponsive Ads